Kamis, 02 April 2015

Tugas 2 Penyajian Data Numerik

Berikut ini adalah contoh Jurnal
Penyajian Data Numerik Jumlah Karakter Satus Facebook
sebagai lanjutan dari Penyajian Distribusi Frekuensi dan Grafik
untuk mata kuliah Statistika dan Probabilitas.
 Untuk melihat dan/ mengunduh file klik di sini

 ========================================================

Penyajian Data Numerik Jumlah Karakter Satus Facebook

Yana Nuryana ( 1306137 )

Program Studi Teknik Informatika
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : 1306137@sttgarut.ac.id 

Abstrak-Makalah ini akan membahas mengenai cara penyajian data status teman pada Facebook dengan menggunakan metode penyajian distribusi frekuensi. Data yang disajikan adalah berupa jumlah karakter dari setiap status Facebook (tidak termasuk angka dan simbol) yang diambil pada hari Jum’at tanggal 13 Maret 2015 dan hari Sabtu tanggal 14 Maret 2015 sebanyak 50 status Facebook. Metode distribusi frekuensi dan grafik ini sangat efektif untuk menyajikan data yang berbeda-beda. Dengan mengelompokkan data kedalam beberapa kelas dan kemudian dihitung banyaknya pengamatan yang masuk ke dalam tiap kelas.
Kata Kunci-Data, frekuensi, grafik, status Facebook



 I. PENDAHULUAN



Facebook adalah sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi manusia pada zaman sekarang ini. Tidak hanya kaum muda-mudi yang memanfaatkan situs jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini melainkan tidak sedikit kaum yang sudah tidak muda pun banyak yang memanfaatkannya baik untuk hiburan ataupun keperluan lainnya. Tidak sedikit orang yang menggunakan Facebook hanya untuk hiburan semata dan tidak sedikit pula orang yang memanfaatkan Facebook sebagai media penelitian.
Penelitian yang memanfaatkan Facebook sebagai media sosial akan mengumpulkan data dari pengguna Facebook. Sebagai contoh penelitian penulis di sini adalah pengumpulan data jumlah karakter status Facebook teman menggunakan metode distribusi frekuensi dan grafik. Metode distribusi frekuensi adalah cabang ilmu dari Statistik dan Probabilitas, di mana metode ini akan mengelompokkan data ke dalam beberapa kelas, sehingga akan mendapatkan hasil kesimpulan dari pengelompokan tersebut.


II. LANDASAN TEORI



A.  Data
Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra [1].

III. HASIL DAN PEMBAHASAN
Dalam hal ini penulis menerapkan metode penyajian data numerik pada penyajian data jumlah karakter status Facebook. Data diambil dari 50 status Facebook teman pada hari Jumat tanggal 13 Maret 2015 dan hari Sabtu tanggal 14 Maret 2015.

===(Data dianbil dari Jurnal Distribusi Frekuensi dan Grafik, klik di sini )===

Berikut ini adalah pembahasan dari hasil penyajian data jumlah karakter status Facebook
Penyajian Distribusi Frekuensi :
1.         Menentukan jangkauan (range) dari data (R).
Jangkauan = data terbesar – data terkecil.
            R = 105 – 3
            R = 102
2.         Menentukan banyaknya kelas (K).
K = 2k > n  ,  n : banyaknya data.
K = 26 > 50  ,  64 > 50.
K = 6
3.         Menentukan panjang interval kelas.
Panjang interval kelas (i) = Jangkauan (R) / Jumlah Kelas (K)
i = 102/6
i = 17
4.         Menentukan batas bawah kelas pertama. 

Terpi bawah
Tepi atas
Batas bawah
Batas atas
Frekuensi

3
19
2,5
19,5
11
11
20
36
19,5
36,5
20
31
37
53
36,5
53,5
9
40
54
70
53,5
70,5
5
45
71
87
70,5
87,5
4
49
88
105
87,5
105,5
1
50
 
Statistik Ukuran Pusat

MEAN
Mean = jumlah nilai data pengamatan / banyaknya data anggota sampel.
Mean = 1749/50
Mean = 34,98

MEDIAN
Menentukan nilai Median dengan rumus :

Keterangan :
L  : Batas bawah kelas frekuensi yang mengandung median
i    : interval kelas/lebar kelas
n   : banyaknya data
F   : frekuensi kumulatif sebelum kelas yang mengandung median
f   : frekuensi kelas yang mengandung median

Penghitungan:
L  : banyak data anggota sampel / 2.
       50 / 2 = 25

Nilai Frekuensi berjumlah 25 terdapat pada baris ke 2 dengan jumlah 31 dari batas bawah 19,5.

L  : 19,5
i    : 17
n   : 50
F   : 11
f   : 20

Median = L + i (n/2 – F)
                               f
Median = 19,5 + 17 (50/2 – 11)
                                      20
Median = 19,5 + 17 (25 – 11)
                                      20
Median = 19,5 + 17 (14)
                                  20
Median = 19,5 + 17 * 0,7

Median = 19,5 + 11,9

Median = 31,4


MODUS
Menentukan nilai Modus dengan rumus :

Keterangan :
L     : batas bawah kelas yang mengandung modus
i      : interval kelas/lebar kelas
d1   : selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sebelumnya
d2   : selisih frekuensi kelas yang mengandung modus dengan kelas sesudahnya

Perhitungan :
L     : 19,5
i      : 17
d1   : 20 – 11 = 9
d2   : 20 –  9 = 11

Modus = L + i (   d1   )
                         d1+d2
Modus = 19,5 + 17  (   9  )
                                 9+11
Modus = 19,5 + 17  (9)
                                20
Modus = 19,5 + 17 * 0,45

Modus = 19,5 + 7,65

Modus = 27,15




Ukuran Letak
KUARTIL
       Menentukan nilai Kuartil dengan rumus:



Keterangan :
Qk  = kuartil ke-k, dimana k=1, 2 atau 3
n     = banyaknya data sampel
i      = interval kelas/lebar kelas
L     = batas bawah kelas yang mengandung kuartil ke-k
F     = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang mengandung kuartil ke-k
f      = frekuensi kelas yang mengandung kuartil ke-k  

Perhitungan :
n   : 50
i    : 17
L  : 19,5
F   : 11
f   : 20
k   : 1, 2, 3

k = 1  >  Q1 = L + i (k.n/4-F)
                                     f
              Q1 = 19,5 + 17 (1.50/4-11)
                                            20
              Q1 = 19,5 + 17 (50/4-11)
                                            20
              Q1 = 19,5 + 17 (12.5-11)
                                            20
              Q1 = 19,5 + 17 (1,5)
                                         20
              Q1 = 19,5 + 17 * 0,075

              Q1 = 19,5 + 1,275

              Q1 = 20,775


k = 2  >  Q2 = L + i (k.n/4-F)
                                     f
              Q2 = 19,5 + 17 (2.50/4-11)
                                            20
              Q2 = 19,5 + 17 (100/4-11)
                                            20
              Q2 = 19,5 + 17 (25-11)
                                            20
              Q2 = 19,5 + 17 (14)
                                         20
              Q2 = 19,5 + 17 * 0,7

              Q2 = 19,5 + 11,9

              Q2 = 31,4


k = 3  >  Q3 = L + i (k.n/4-F)
                                     f
              Q3 = 19,5 + 17 (3.50/4-11)
                                            20
              Q3 = 19,5 + 17 (150/4-11)



                                            20

              Q3 = 19,5 + 17 (37.5-11)

                                            20

              Q3 = 19,5 + 17 (26,5)
                                         20
              Q3 = 19,5 + 17 * 1,325

              Q3 = 19,5 + 22,525

              Q3 = 42,025





DESIL
Menghitung nilai Desil dengan rumus :

       

  ============================

 

                          Jurnal lebih lengkap dapat dilihat di sini

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Blog Tugas Statistik dan Probabilitas | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑